Donor Darah Pertama Ku
Pagi ini di immanuel samarinda panitia paskah dan persekutuan kaum bapak punya gawean sosial yaitu Donor Darah, kegiatan ini rutinitas diadakan tiap 3 bulanan di immanuel samarinda Bekerjsama dengan Palang Merah Indonesia [PMI] samarinda. Berbeda di kegiatan donor darah sebelumnya aku hanya sebagai panitia saja dan tidak bisa menjadi pendonor dikarenakan berat badan aku yang tidak mencapai 55 kg (kurus ui). Di kegiatan donor kali ini berat badan aku sudah mencapai 55 kg sehingga diperbolehkan untuk menjadi pendonor. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bila ingin menjadi pendonor diantaranya tes golongan darah, umur minimal 17 tahun, tekanan darah harus normal (sekitar 100/80 gitu kata orang PMI), tidak sedang haid [bagi wanita], tidak memiliki penyakit yang berbahaya, dan yang terpenting berani.
Sebelum melakukan Donor harus melakukan tes golongan darah dan tensi terlebih dahulu dan hasil yang aku peroleh golongan darah B dan tekanan dara aku adalah 112/68, cukup normal kata susternya. Pada saat melakukan pengambilan darah ada hal yang aneh aku rasakan yaitu aku tidak berani melihat jarum yang akan digunakan untuk mengambil darah dan terasa gugup, wajar kalau pertama kali kata petugas PMI. Beberapa saan setelah jarum tertusuk dinadiku ternyata darahnya lambat mengalir sehingga diputuskan untuk mencoba tangan yang sebelah. dan setelah itu selang waktu 5 menit kantong telah penuh. Total pendonor hari ini adalah 60 orang, Wah senangnya hari ini bisa berbagi apa yang aku miliki kepada orang lain…










